Saturday, November 4, 2017

Amazing Flores Part 3: Rinca Island

Pulau Rinca. Taman Nasional Komodo
Sambungan dari part sebelumnya Klik Sini

Hanya sejam main-main sama Komodo di Pulau Komodo. Jam 12an Speed boat jalan lagi. Kami dibawa ke Pulau Rinca. Dari Pulau Komodo ke Pulau Rinca agak jauh, kita melewati Pink Beach. Iri melihat para pengunjung lagi pada snorkling di Pink Beach. dilewatkan begitu saja, karena kami mengejar waktu. Kami juga melewati Pulau Padar lagi, setelah itu baru sampai di Pulau Rinca. Jadi Pulau Rinca ini letaknya arah pulang ke Labuan Bajo. Sedangkan Pulau Komodo letaknya paling jauh dari Labuan Bajo. Nah Pulau Padar ini ada diantara Pulau Rinca dan Pulau Komodo. 

Thursday, October 19, 2017

Amazing Flores Part 2: Komodo Island

Pulau Komodo


Lanjutan part 1 Klik Sini

Jam 10 pagi kami meninggalkan Pulau Padar menuju Pulau Komodo. Tujuan utama para turis ke Labuan Bajo sebenarnya ya ke sini. Ke Pulau Komodo. Untuk melihat Komodo secara langsung di alam liar. Di habitat aslinya. Dari Pulau Padar ke Pulau Komodo waktu tempuh pakai Speed Boat kurang dari sejam. Sebelum jam 11, speed boat sudah sampai di Loh Liang, Pulau Komodo. Deket. Masuk ke Pulau Komodo harus bayar. Entah berapa rupiah. Aku gratis. Yang jelas bayaran untuk turis lokal murah saja tetapi untuk turis asing muahal pakai banget.

Thursday, September 28, 2017

Amazing Flores Part 1 : Padar Island


Pulau Padar yang Sangat Indah

Lama banget ngak nulis blog. Kerjaan memang lagi sibuk-sibuknya akhir-akhir ini.

Ok lah. Sekarang saatnya menceritakan perjalanan saya di Flores, yaitu di Kabupaten Manggarai Barat tepatnya di Labuan Bajo dan pulau-pulau sekitarnya. Dari Jakarta ke Labuan Bajo sudah banyak penerbangan langsung, ada Lion ada juga Garuda, tiket penerbangan ke Labuan Bajo memang agak mahal, silakan pintar-pintar cari tiket promo. Mudah-mudahan dapat tiket murah. Tentang tiket, nginap, makan, sewa kapal dan lain-lain nanti saja lah part terakhir saya ceritakan. Sekarang saya mau tunjukin keindahan Pulau Padar dulu.

Monday, May 29, 2017

Menjejakan Kaki di Km 0 Indonesia

Km 0 Indonesia di Pulau Weh 

Minggu lalu kebetulan saya ada tugas ke Banda Aceh, jadi saya sempatkan nyebrang ke Pulau Weh. Tujuan utama hanya ingin menginjakan kaki KM 0 Indonesia di ujung Pulau Weh. Mumpung ada kesempatan. Belum tentu kesempatan itu datang dua kali. Tidak samua orang punya kesempatan menginjakan kaki di KM 0 Indonesia. 

Thursday, April 27, 2017

Dipaksa Naik Perahu Ke Batu Payung Lombok

Bukit Merese di Pantai Tanjung Aan Lombok

Ini cerita lama waktu saya ke lombok, tahun 2016 lalu, lupa tanggal dan bulan berapa. Sebenarnya saya ngak niat ke Batu Payung. Saya hanya ingin menikmati Pantai Tanjung Aan saja tadinya. Pantai Tanjung Aan ini ngak terlalu jauh dari Bandara Internasional Lombok Praya, paling lambat sejam sudah sampai. Pantai Tanjung Aan masih dalam kawasan wisata Mandalika, sama dengan Pantai Selong Belanak, Pantai Seger, Pantai Mawun, Pantai Kuta, dan pantai-pantai lainnya. Kawasan Mandalika ini banyak banget pantainya. Dan semua pantainya indah-indah dan unik-unik. Tapi ombaknya lumayan besar-besar. Jadi agak kurang cocok untuk berenang. Masuk pantai-pantai di kawasan Mandalika ini gratis semua, paling bayar parkir saja. Lupa tarif parkirnya berapa.

Saturday, March 25, 2017

Kemesraan Bersama Keluarga di Taman Bunga Nusantara

Taman Prancis di Taman Bunga Nusantara

Liburan bersama keluarga kali ini, saya pilih ke Taman Bunga Nusantara. Dari Kota Bogor (tempat tinggal saya) ke Taman Bunga Nusantara dekat saja, ngak sampai 30 km. Tapi waktu tempuh lumayan lama, bisa sejam lebih baru sampai. Maklumlah, Taman Bunga Nusantara ini lokasinya di daerah Puncak yang masuk wilayah Cianjur. Bukan daerah puncak yang masuk wilayah Bogor. Kalau lewat Puncak, macet itu sudah pasti, apalagi hari libur. Oh ya, ngak ada angkutan umum ke Taman Bunga Nusantara, jadi mau ngak mau kalau mau ke sana, pakai mobil sendiri dan siap bermacet ria.

Tuesday, March 7, 2017

Danau Kaolin, Kerusakan Lingkungan yang Jadi Objek Wisata di Belitung


Danau Kaolin Belitung

Belitung sejak dulu terkenal dengan tambang timahnya. Bapaknya Ikal di Film Laskar Pelangi ceritanya juga seorang pekerja tambang timah. Coba perhatikan kalau pas naik pesawat terbang mau mendarat di Pulau Belitung, lihat ke bawah, banyak danau-danau berwarna hijau toska, atau berwarna biru terang, atau berwarna hijau muda. Kelihatannya memang sangat indah. Tadinya saya pikir itu danau alami, ternyata itu adalah areal bekas pertambangan timah terbuka yang tergenang air. Orang sana menyebutnya Danau Kaolin.

Tuesday, February 21, 2017

Keindahan Pantai Tanjung Tinggi, Belitung

Pantai Tanjung Tinggi, Pulau Belitung

Pernah nonton film "Laskar Pelangi" ?, gara-gara film itu, Pulau Belitung jadi terkenal. Sekarang pariwisata di Belitung sedang menggeliat. Alhamdulillah saya akhir tahun 2016 kemarin ada kesempatan ke Belitung. Sempat juga ke pantai Tanjung Tinggi. Pantai di film Laskar Pelangi dimana Lintang dkk, main sore hari sepulang sekolah. Pantai Tanjung Tinggi dekat dari Bandara. Cuma setengah jam naik mobil dengan jalan mulus dan ngak ada macet. 

Monday, January 23, 2017

Pulau Sumba, Surga Yang Mulai Tersibak 5 : Pantai Waikelo


Dermaga Waikelo, Sumba Barat Daya


Lanjutan entry sebelumnya KLIK SINI

Sebelumnya saya ucapkan selamat tahun baru 2017 bagi semua pembaca blog saya. Semoga di tahun ini, kita berada dalam kesehatan dan keberkahan, tetap dalam lindungan Allah SWT, aamiin....


Waduh... lama banget saya ngak update blog ini. Desember memang bulan yang sangat sibuk. Pekerjaan kantor numpuk diakhir tahun. Ya... memang selalunya begitu dari tahun ke tahun, ngak pernah berubah. Tapi dengan kesabaran, Alhamdulillah pekerjaan akhirnya selesai, dan entry terakhir Sumba Barat Daya bisa dilanjutkan.

Entry kali ini saya ngak menceritakan lokasi wisata, hanya mau berbagi cerita tempat saya menginap. Kebetulan waktu saya ke Sumba Barat Daya, hotel-hotel pada penuh. Hotel dan penginapan di Sumba Barat Daya memang sangat terbatas, padahal tamu dan wisatawan mulai banyak, jadi sering-sering wisatawan ngak kebagian hotel atau penginapan. Alhamdulillah akhirnya saya dapat juga penginapan di Villa Redemptoris di Pantai Waikelo. Sekitar setengah jam lah dari Bandara Tambolaka. Dekat saja.

Friday, November 11, 2016

Pulau Sumba, Surga Yang Mulai Tersibak 4 : Pantai Mandorak



Pantai Mandorak

Sambungan dari entry sebelumnya KLIK SINI

Kalau ke Danau Wee Kuri tidak ke Pantai Mandorak, memang rugi. Lokasi Danau Wee Kuri ke Pantai Mandorak dekat banget. Cuma beberapa kilometer saja. Hanya jalannya, jalan perladangan dan jalan padang ilalang tanpa petunjuk arah. Bikin kita bingung dan kesasar. Untung saya diantar oleh teman orang lokal. Dan kali ini dia masih ingat jalan dari Danau Wee Kuri ke Pantai Mandorak. Jadi ngak kesasar lagi seperti waktu nyari jalan ke Danau Wee Kuri.

Tuesday, November 1, 2016

Pulau Sumba, Surga Yang Mulai Tersibak 3 : Danau Wee Kuri


Danau Wee Kuri yang sangat jernih. Airnya asin.

Lanjutan dari entry sebelumnya KLIK SINI 

Hari berikutnya di Sumba Barat Daya.

Target hari ini saya mengunjungi Danau Wee Kuri dan Pantai Mandorak. Dua destinasi yang berdekatan. Dari Villa Redemptorist ke Danau Wee Kuri lumayan jauh juga. Naik mobil hampir dua jam. Jalanan relatif bagus dan mulus. Tapi ketika sudah mendekati tujuan, ketika mulai keluar dari jalan aspal, dan masuk jalan kampung, mulai bingung deh. Ngak ada papan peunjuk arah. Jalan juga hanya jalan tanah perladangan yang banyak simpangan-simpangannya. Kejadiannya nyasar juga, seperti waktu ke Pantai Batu Bolong..hehe. Padahal saya diantar teman orang Sumba ngak satu orang, ada 3 orang. Semuanya ngak tahu jalan dan belum pernah ke Danau Wee Kuri...hadeuuh.

Tuesday, October 25, 2016

Pulau Sumba, Surga Yang Mulai Tersibak 2 : Batu Bolong

Pantai Batu Bolong yang unik. Bolongnya karang itu alami, buka dibuat manusia.

Sambungan dari entry sebelumnya KLIK SINI

Di Pualau Sumba sebenarnya ada pantai sangat indah yang ingin saya kunjungi. PANTAI NIHIWATU. sayang sekali, pantai nihiwatu tidak bisa diakses sembarang orang. Pantai ini hanya bisa dinikmati oleh tamu resort atau hotel Nihiwatu. Dan tidak mudah untuk jadi tamu hotel Nihiwatu, selain daftar antrinya panjang, harga sewa kamarnya pun sangat mahal. Konon harga termurahnya sampai 8jt/malam. Ngeri dengernya euy..hehe. Maklum, Hotel Nihiwatu adalah hotel terbaik di dunia tahun 2016 versi majalah travel leisure, pasti malah, pasti ngantri.

Thursday, September 22, 2016

Pulau Sumba, Surga Yang Mulai Tersibak 1 : Watu Melandong


Pantai Watu Melandong Yang Unik


Minggu lalu saya berkesempatan ke Pulau Sumba. Tepatnya ke Kabupaten Sumba Barat Daya. Naik pesawat garuda dari Bandara Soetta Jakarta ke Bandara Tambolaka di Sumba Barat Daya perlu transit dan ganti pesawat di Bali. Takeoff dari Jakarta sekitar jam 7.45 WIB pagi pakai pesawat airbus yang gede, landing di Bali sekitar jam 10 WITA. Dari Bali penerbangan dilanjutkan dengan pesawat Garuda explorer jenis bombardier yang ukurannya kecil. Dari Bali takeoff sekitar jam 12.00 WITA dan landing sekitar jam 13.00 WITA di Bandara Tambolaka, Sumba Barat Daya. Oh ya di Pulau Sumba ini ada dua bandara, Bandara Tambolaka di Sumba Barat Daya dan Bandara Waingapu di Sumba Timur. Jadwal penerbangan sangat terbatas. Dan harga tiket sangat mahal. Jakarta-Tambolaka PP harga tiketnya bisa lebih Rp5.000.000,-/orang.

Wednesday, August 10, 2016

Menginap di Glamping Lakeside Rancabali Ciwidey

Berbagai fasilitas dan aktivitas yang ada di Glamping Lakeside


Ciwidey memang kagak ada matinya. Selalu ada yang baru yang menarik untuk dikunjungi. Glamping Lakeside salah satunya. Resort wisata yang menyajikan banyak fasilitas dan kegiatan. Yang paling menarik dari resort wisata ini adalah "PINISI RESTO" resto berbentuk kapal pinisi di atas bukit. Terinpirasi dari kapal nabi Nuh kali. Satu lagi yang unik, tempat penginapannya "TENT RESORT" nginap di tenda. Tenda permanen tentunya, dengan segala fasilitasnya standar hotel. Kamar mandi yang luas dengan fasilitas air panas, kasur yang empuk, air mineral, kopi dan teh, lengkap pokoknya. Dan yang paling keren, di tenda itu ada balkon yang view nya langsung ke Situ Patenggang. Indah banget. 

Friday, July 29, 2016

Terbawa Ke Mentawai Yang Memukau


Pasir putih dan air laut yang jernih di Pulau Simakakang Mentawai

Mentawai. Mendengar nama Mentawai biasanya orang inget surfing. Mentawai memang terkenal sebagai surganya peselancar. Ombak besar di bagian barat Pulau mentawai memang cocok untuk berselancar. Tapi saya ke Mentawai bukan untuk surfing. Saya ngak bisa surfing. Saya ke Mentawai ngak sengaja, hanya kebawa sama Bos yang mau jadi pembicara di Mentawai. Sekalian nemanin Bos, sekalian jalan-jalan..hehe.

Wednesday, July 20, 2016

Pesona Pantai Parai Tenggiri di Pulau Bangka Yang Terbengkalai


Pesona keindahan pantai Parai Tenggiri Pulau Bangka

Bulan lalu saya ke Bangka. Tepatnya ke Sungailiat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sejak lama saya tahu kalau di Bangka itu banyak pantai yang indah. Salah satunya Pantai Parai Tenggiri di Sungailiat. Bayangan saya, ramai wisatawan yang liburan ke Pulau Bangka. Tapi saya salah, ternyata Pulau Bangka yang indah itu sepi wisatawan. Aneh memang. Katanya yang rame wisatawan malah Pulau Belitung. Gara-gara film Laskar Pelangi, Belitung jadi terkenal dan lebih maju pariwisatanya dibandingkan Bangka. Padahal Bangka lebih dulu terkenal dibandingkan Belitung.

Monday, July 11, 2016

Xishuangbanna 3: Jalan-Jalan di Pusat Kota


Salah satu sudut kota Xishuangbanna

Lama ngak ngurusin Blog tercinta. Bulan Ramadhan yang sibuk. Sibuk kerja dan sibuk ibadah..hehe. Kegiatan ngeblog jadi terbengkalai. Sebelumnya saya ucapkan selamat hari raya idul fitri bagi pembaca blog saya sekalian yang merayakannya. Taqobalallohu Mina Wa Mingkum. Syiamana wa Syamakum. Maaf lahir dan batin.

Lanjutan entry sebelumnya KLIK SINI

Ini entry terakhir perjalanan saya di kota Xishuangbanna China. Entry tentang jalan-jalan keliling kota termasuk cari oleh-oleh yang murah-murah. Sebenarnya banyak yang bisa diceritakan di sini. Tentang tempat makan halal, tentang tempat beli oleh-oleh yang murah-murah, tentang sungai Mekong yang indah dan tentang-tentang yang lainnya. Tapi saya bingung menuliskannya di sini, sebab semua tempat yang saya kunjungi, nama tempanya dan letak atau alamat lokasinya, saya ngak ngerti. Karena nama tempat dan alamatnya  semua menggunakan tulisan dan bahasa China. Jangankan mengerti artinya, bacanyapun saya ngak bisa...hehe.

Friday, May 20, 2016

Xishuangbanna 2: Desa Adat Manzhang


Tarian dan musik yang dipersembahkan untuk penyambutan tamu kehormatan yang berkunjung ke Manzhang Village


Lanjutan dari Xishuangbanna 1 KLIK SINI

Dari "The Wild Elephant Valley" perjalanan dilanjutkan ke salah satu desa adat di China Selatan yang masih mempertahankan kultur budaya tradisionalnya selama berabad-abad, "Manzhang Village". Manzhang Village adalah pemukiman yang terletak di pinggiran Kota Xishuangbanna. "Manzhang" dalam bahasa Dai berarti  desa gajah. Manzhang adalah salah satu desa pertama yang diberi nama "Folk Culture Village" di Jinghong atau Xishuangbanna. Manzhang Village dihuni oleh suku minoritas "Dai". Luas wilayah Manzhang Village kurang lebih 272 hektar. Dihuni oleh 504 jiwa dengan 120 kepala keluarga. Sebagian besar pendapatan suku Dai di Manzhang adalah usahatani dengan mengandalkan pohon karet.

Wednesday, April 27, 2016

Xishuangbanna 1 : The Wild Elephant Valley


Gajah liar yang masih dikarantina.


Alhamdulillah. Tanggal 18-22 April 2016 lalu saya berkesempatan berkunjung ke Xishuangbanna, salah satu kota di Provinsi Yunan, China Selatan, yang berbatasan dengan Myanmar. Kota di pinggir sungai Mekong yang sangat indah. Kalau bukan urusan tugas negara, mungkin saya ngak kepikiran untuk berkunjung ke Xishuangbanna. Saya ke Xishuangbanna bareng delegasi Indonesia untuk menghadiri pertemuan tahunan MegaFlorestais. Pertemuan 10 Negara di dunia yang memiliki hutan terluas. Ada delegasi dari Brasil, Mexiso, USA, Kanada, Zimbabwe, Swedia, Kongo, Peru, Indonesia dan China sebagai tuan rumah. Untuk sampai ke Xishuangbanna ternyata tidak mudah. Perlu 3 kali ganti pesawat udara. Dari Jakarta ke Guangzhou, lanjut Guangzhou ke Kunming, baru dari Kunming ke Jinhong. Kalau ngak salah Jinhong itu sebutan lama untuk Xishuangbanna.

Tuesday, April 5, 2016

Liburan KL 2016 : Cari oleh-oleh di Central Market

Central Market, KL. Berdiri Sejak 1888. Tahunnya ngak begitu jelas kebaca.


Lanjutan Liburan KL 2016 KLIK SINI

Perjalanan naik bus hop-on hop-off dilanjutkan. Kami turun di halte no. 09 central market. Halte no. 03-07 kami skip. Halte nomor 08 China Town, kami skip juga. Dulu waktu ke KL, saya kalau cari oleh-oleh mesti di China Town. di Petaling Street. Barang seperti gantungan kunci, magnet untuk tempelan kulkas, kalung-kalungan, dan sebagainya, pokoknya pernak-pernik oleh-oleh KL memang murah-murah di situ. Untuk kali ini, saya coba beli oleh-oleh pernak pernik KL ngak di China Town lagi, tapi di pasar seni central market. Katanya ini pasar seni tertua di KL. Di pintu masuk gerbang pasar ini ada tulisan since 1888. Berarti pasar ini berdiri sejak tahun 1888. Sejak jaman Belanda kalau di kita mah. Tua banget ya.