Tuesday, March 7, 2017

Danau Kaolin, Kerusakan Lingkungan yang Jadi Objek Wisata di Belitung


Danau Kaolin Belitung

Belitung sejak dulu terkenal dengan tambang timahnya. Bapaknya Ikal di Film Laskar Pelangi ceritanya juga seorang pekerja tambang timah. Coba perhatikan kalau pas naik pesawat terbang mau mendarat di Pulau Belitung, lihat ke bawah, banyak danau-danau berwarna hijau toska, atau berwarna biru terang, atau berwarna hijau muda. Kelihatannya memang sangat indah. Tadinya saya pikir itu danau alami, ternyata itu adalah areal bekas pertambangan timah terbuka yang tergenang air. Orang sana menyebutnya Danau Kaolin.

Begitulah, areal bekas tambang timah itu, bukannya direklamasi malah dibiarkan saja. Yang bikin lebih heran lagi, sekarang malahan danau-danau itu dijadikan tempat wisata. Tapi jujur, danau kaolin bekas tambang timah ini memang sangat indah dan unik. Tanah atau pasir sekeliling danaunya berwarna putih dan air danaunya berwarna hijau toska. Kombinasi yang keren. Kalau kalian ke Belitung jangan lewatkan kunjungi danau kaolin, dan lihat langsung keunikannya.


Pasir Kaolin hasil kerukan. Bahan timah.

Dilarang berenang di danau kaolin.

Sudah kayak di gurun pasir.

Jangan coba-coba lewati pagar alakadarnya ini.

Indah kan ? Sayang cuaca mendung, kalau cuaca cerah, warna danau lebih ngejreng lagi.

Sebenarnya di sini ada gazebo buat sekedar duduk-duduk, lupa ngak keambil fotonya.

Lumayan luas danau kaolin yang saya kunjungi.

Kelihatan seperti danau alami.

Di Belitung, ngak usah bingung cari lokasi danau kaolin ini dimana, Danau ini banyak sekali tersebar di seantero Pulau Belitung, ukuran kecil maupun besar. Ngak ada bayaran masuk ke kawasan danau kaolin, tapi hati-hati, jangan terlalu dekat ke bibir danau. Tanahnya labil dan gampang longsor. Jangan sampai kecemplung Danau. Kalau mau view danau yang sempurna, datang ke Danau pas tengah hari pas matahari sedang terik-teriknya. Warna hijau toska air danau akan terlihat lebih ngejreng.


8 comments:

  1. Replies
    1. keindahan sisa kerusakan lingkungan Mas Rullah. Lumayan buat nambahin destinasi wisata Belitung.

      Delete
  2. Apa yang menjadikan airnya berwarna seperti itu Gun. Di tempat saya airnya jenih dan biru... tapi dalammm...

    ReplyDelete
    Replies
    1. warna air itu karena kandungan kaolin pasir timah Pak Mie. memang dalam bekas tambang timah itu.

      Delete
  3. Replies
    1. boleh dibawa pulang pasirnya Pak Lim kalau berminat..hehe

      Delete
  4. Kerusakan alam, sungguh disayangkan. Tanah tidak akan kembali subur, perlu bertahun-tahun untuk mengembalikan seperti semula.
    Pemandangan akibat salah urus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nasi sudah jadi bubur Mas Djangkaru. Mungkin daripada direklamasipun butuh waktu berpuluh tahun dan belum tentu kembali semula, mereka jadikan tempat wisata dan menghasilkan uang..hehe

      Delete