Saturday, November 4, 2017

Amazing Flores Part 3: Rinca Island

Pulau Rinca. Taman Nasional Komodo
Sambungan dari part sebelumnya Klik Sini

Hanya sejam main-main sama Komodo di Pulau Komodo. Jam 12an Speed boat jalan lagi. Kami dibawa ke Pulau Rinca. Dari Pulau Komodo ke Pulau Rinca agak jauh, kita melewati Pink Beach. Iri melihat para pengunjung lagi pada snorkling di Pink Beach. dilewatkan begitu saja, karena kami mengejar waktu. Kami juga melewati Pulau Padar lagi, setelah itu baru sampai di Pulau Rinca. Jadi Pulau Rinca ini letaknya arah pulang ke Labuan Bajo. Sedangkan Pulau Komodo letaknya paling jauh dari Labuan Bajo. Nah Pulau Padar ini ada diantara Pulau Rinca dan Pulau Komodo. 


Speedboat sampai di Dermaga Loh Buaya Pulau Rinca jam 13.30 WITA. Kami makan siang di kantin dekat dermaga Loh Buaya. Tidak banyak pilihan menu. Kami coba makan nasi goreng. Ngak sangka nasi gorengnya lumayan enak. Lagi lapar kali ya. Oh ya, sama dengan Pulau Komodo, Pulau Rinca juga habitat asli Komodo. Malahan komodo di Pulau Rinca polulasinya lebih banyak. Katanya ribuan komodo tinggal di Pulau ini. Karena waktu di sini agak longgar, kami coba tracking jalur pendek. Ternyata asyik juga tracking di Pulau Rinca. Bisa lihat Komodo yang sedang beraktivitas di alam liar. Bisa lihat sarang komodo, bisa lihat anak komodo, bisa lihat burung maleo, dan bisa lihat yang lain-lain juga. Keren lah.

Jalur pendek yang kami lalui lumayan bikin capek. Melewati padang savana yang berbukit-bukit. Udah gitu cuacanya panas banget pula. Kami jalan di bawah panas terik matahari siang hari bolong yang bahkan cari pohon buat ngadem saja susah. Jadinya bikin cepat haus. Biar ngak kehausan, jangan lupa bawa air mineral ya. Untung angin agak kencang, jadi ngak terlalu berkeringat. Di track yang dilewati, tidak banyak komodo yang ditemui. Lebih banyak nemuin komodo di deket dapur malahan. Ngak jauh dari kantin kami makan siang.



Pantai Pink, hanya dilewati saja. Rugi ngak snorkling di sini

Sampai di Dermaga Loh Buaya, Pulau Rinca

Gerbang masuk Pulau Rinca. Ada bayaran masuk

500 m jalan kaki dari gerbang masuk, ada gapura selamat datang

Sudah kayak di gurun ?

Kerajinan tangan untuk oleh-oleh di kedai Souvenir. Ukiran komodo kecil, jadi kayak cicak

Nunggu makan siang di kantin Pulau Rinca. Sebelum tracking ke savana, isi energi dulu

Komodo pertama yang ditemui di track pendek

Savana yang kering dan panas

Ada anak komodo sedang berteduh di bawah pohon itu, kelihatan ngak ?

Bisa bayangkan panasnya ? 

Di Teluk itu lah, dermaga Loh Buaya. Pemandangan ini sangat indah

Kenangan tak terlupakan di Pulau Rinca

Tengkorak Kerbau korban Komodo. Banyak kerbau liar di Pulau Rinca.


Komodo gede-gede malah lebih banyak di dapur.

Puas rasanya menghabiskan waktu di Pulau Rinca. Biarpun panas-panasan tapi serius pemandangan memang sangat indah. Kalau waktu agak luang, kita harusnya bisa menikmati sunset dari puncak bukit. Sunset dari puncak bukit savana, dengan pemandangan luas lautan dan pulau-pulau disekelilingnya, pasti sangat indah. Sayang terlewatkan. Kita harus sudah bergerak pulang agar sampai kembali ke Labuan Bajo sebelum maghrib.

bersambung .......... 

13 comments:

  1. Waaah sayang bgt yah cuma lewat doang di pink beach.. Padahal kalau snorkeling di sana, beuuuh indah bgt.. coralnya beraneka warna, ikannya beraneka jenis.. Eh itu banyak org ya di pink beach.. Dulu kesana cuma ada 5 orang.. gue, temen, sama 3 orang bule..

    Wah tapi beruntung jg ya sempet liat anak komodo.. Dulu nyari2 gk nemu huhu..

    Salam
    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang makin rame ya Mas Bara. Bisa jadi terumbu karangnya sdh agak rusak keba nyakan pengunjung

      Delete
  2. Doa agar saya dapat ke sini suatu hari nanti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Doa yang sama dari saya untuk Pak Lim.

      Delete
  3. Cantiknya alam.. macam oversea gitu kan..
    tapi kalau ada yg seperti lizard tu, akak mmg takut lah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak Yan kalau takut lizard ke sana cukup ke pulau Padar saja yg ngak ada komodonya.

      Delete
  4. Saya tunggu adanya direct flight dari KL ke Labuan Bajo... entah bila...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insha Allah dalam waktu dekat pak Mie. Semoga

      Delete
  5. Sayang ya cuma lewat doang di Pantai Pink, hehe. Btw kalau bisa tulisannya dipanjangin dikit lagi, mas. Bagus buat SEO :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baru belajar nulis mas Matius. Tulisan mas Matius enak banget dibacanya biar panjang tapi ngak bosenin bacanya. Btw SEO itu naon ?

      Delete
  6. pemandangannya benar-benar indah meski cuacanya terlihat sangat panas.. :)

    ReplyDelete