Friday, May 16, 2014

Ke Bangkok Bagian 4 (Phetchaburi Road yang Mulus)

Suasana pagi di jalan Phetchaburi ...belibet deh baca nama jalan ini.
Lanjutan dari Bagian 3

Phetchaburi adalah salan satu jalan di Bangkok yang ramai dikunjungi turis dari Indonesia. Di jalan ini terletak Kantor Kedutaan Besar Indonesia untuk Thailand. Di jalan ini juga ada Platinum Mall, cocok untuk ibu-ibu pemburu baju-baju dan barang-barang yang murah. Ada juga pasar Pratunam, pasar yang didominasi oleh penjual pakaian dan fashion wanita ala-ala korea, murah meriah. Sepanjang jalan ini juga banyak pedagang kaki lima, seperti penjual buah-buahan, penjual bakar-bakaran, penjual aksesoris dan mainan, pokoknya macam-macam ada lah. Jadi jangan heran kalau di jalanan ini kita akan sering ketemu dengan turis Indonesia. Ya memang jalan ini selera turis Indonesia banget. Terutama Ibu-ibu karena sepanjang jalan ini banyak barang yang murah-murah. Terutama Bapak-bapak juga, karena sepanjang jalan ini banyak barang yang mulus-mulus..??? ups..

Thursday, May 8, 2014

Ke Bangkok Bagian 3 (Indahnya Wat Arun)

Wat Arun dalam mendungnya langit
Lanjutan dari Bagian 2

Wat = Kuil = Temple = Candi ?
Saya tidak tahu apa artinya "Wat" tapi yang pasti, Wat itu bangunan dengan arsitektur unik dan penuh ornamen agama Budha. Salah satu Wat yang terkenal adalah Wat Arun. Wat yang megah menjuang tinggi ini berada persis di pinggir Sungai Chao Praya. Perlu naik perahu untuk sampai ke Wat Arun. Kalau dari Grand Palace tinggal jalan kaki dikit (sekitar 300 m) ke belakang ke arah barat, nyebrang jalan terus masuk pasar sampai deh di dermaga penyebrangan perahu. Harga tiket perahu kalau ngak salah hanya 12 bath (Rp4.000,-an) saja sekali berangkat. Murah kan ? murah lah cuma nyebrangkan deket doang kok. Di kawasan Wat Arun banyak tempat jual cenderamata seperti kaos, gantungan kunci, sendal/sepatu, patung-patung gajah, lukisan2, tempelan kulkas, lengkap dan murah. Pandai-pandailah menawar. Ada juga penyewaan pakaian adat Thai. Bukannya ngak minat sewa pakaian adat Thai, tapi ngak cukup bajet..hehe.

Monday, May 5, 2014

Ke Bangkok Bagian 2 (Romantisme Asiatique)

Asiatique di waktu malam
Lanjutan dari Bagian 1 

Kalau ada yang tanya sama saya, dimana tempat nongkrong malam hari yang asyik di Bangkok, pasti saya jawab di Asiatique. Semua kenyamanan nongkrong di malam hari, ada di tempat ini. Bangkok city view pinggir sungai Chao Praya yang gemerlap, tempat makan dengan variasi jenis makanan yang lengkap dan enak (tapi agak mahal..hehe), naik perahu wisata gratis, tempat belanja pernak-pernik serba Bangkok yang relatif lengkap dan murah, semua tersedia di Asiatique ini. Yang penting kawasan ini terjaga kebersihannya dan aman. Dari hotel tempat ngingap saya di Firt Hotel dekat Pratunam Mall ke lokasi Asiatique ini, kalau naik Taksi harganya sekitar 150 bath. Harga segitu sudah dapat nawar sehabis-habisan. Saya rasa harga segitu murah soalnya jauh juga jaraknya. Tak tahu berapa km jaraknya sih, tetapi yang jelas Supir Tuktuk tak mau ngantar dengan alasan jauh...hehe.

Wednesday, April 30, 2014

Ke Bangkok Bagian 1 (Bandara Suvarnabhumi)


Tiduran di pojokan bandara suvarnabhumi Bangkok

Sebenarnya saya sudah lama ke Bangkok, tanggal 14-17 Maret 2013. Sudah lebih dari 1 tahun lalu. Karena saya aktif ngeblognya baru-baru ini saja, ya kepaksa pengalaman ke Bangkok baru saya abadikan di Blog sekarang ini. Biar bisa dibaca sendiri kapan-kapan kalau perlu. Bagian 1 ini akan saya ceritakan tentang tempat wisata pertama di Bangkok yaitu Bandara Suvarnabhumi. He.he.. Bandara juga tempat wisata bagi saya mah. Maklum orang kampung jarang nemu Bandara. Tapi sememangnya Bandara ini dijadikan destinasi wisata juga, selain megah juga unik dan menarik.

Wednesday, April 16, 2014

Ayo ke Sulawesi Utara Part 2 : Tomohon - Danau Linau - Danau Tondano

Patung Biksu ? mungkin ada makna yang teramat dalam dibalik mimik muka dan gerakan tangan patung biksu yang seram dan lucu ini...

Setelah sebelumnya puas menikmati kawasan laut Sulawesi Utara Klik Sini. Hari ketiga di Sulawesi Utara (20 April 2013) saatnya kita menikmati kawasan pengunungan dengan mengunjungi kota Tomohon, Danau Linau dan Danau Tondano. Diiringi cuaca yang sangat cerah kita berangkat dari Quality Hotel jam 7.00 WITA menuju Kota Tomohon. Jarak kota Manado ke kota Tomohon sekitar 25 km. Hanya 1 jam saja kita sudah sampai di Kota Tomohon yang terletak di kaki gunung Lokon. Gunung berapi yang masih aktif. Cuaca di Tomohon cukup sejuk dan nyaman. Udaranya juga masih segar. Kota Tohomon terkenal dengan julukan kota bunga. Kok julukannya sama dengan kota Malang dan Bandung ya ? mungkin sama-sama kota yang letaknya di pegunungan, jadi banyak tumbuh tanaman berbunga.

Monday, April 7, 2014

Ayo ke Sulawesi Utara Part 1 : Bunaken Manado Tua

Snorkling di Taman Nasional Laut Bunaken Manado Tua

Alhamdulillah akhirnya keinginan saya untuk menikmati keindahan alam bawah laut "Taman Nasional Laut Bunaken Manado Tua" tercapai juga. Terima kasih Pak Bos kantor yang mengajak saya ikut study tour ke sana. Bukan apa, status saya waktu itu yang masih dalam tugas belajar, memang agak dipertanyakan boleh tidaknya ikut kegiatan kantor ini. Asyik memang study tour ke Manado, lebih banyak tour-nya daripada study-nya...wew. Selama 3 hari disana dari tanggal 18-20 April 2013 (sudah setahun yang lalu), aku cukup terkesan dengan suasana kota Manado yang cukup ramai dan nyaman. Maju juga rupanya kota-kota di Bagian Timur Indonesia ini. Perjalanan ke Manado cukup jauh, hampir 3 jam dari Jakarta naik pesawat Garuda (hampir sama dengan waktu tempuh ke Bangkok). Untung pesawat Garuda menyediakan fasilitas layar sentuh untuk main game atau sekedar nonton film. Oh ya, Orang bilang kalau ke Manado harus dapat 4 B : Bubur, Bibir, Bunaken, Bulevard. Alhamdulillah hanya dapat 3 B saja, B no 2 belum kesampaian...hehe.

Friday, April 4, 2014

Liburan Asyik ke Phuket (Part 3 : Phuket City Tour)

Narsis di depan Bangla Road. Mirip kawasan Legian Bali kalau malam. Perhatikan kabel listrik yang pabaliut ngak karu-karuan itu. Khas Thailand. di Bangkok pun seperti itu.

Sambungan dari Part 2 Klik Sini

Entry terakhir liburan asyik ke Phuket ini akan saya isi dengan review tempat-tempat menarik yang sempat dikunjungi di Phuket termasuk hotel dan bandara. Memang waktu 3 hari tidak akan cukup untuk mengexplore semua tempat. Kita sewa Pregio untuk keliling Phuket seharian dari pagi sampai sore termasuk untuk mengantar kita ke Bandara. Sewa Pegio ini difasilitasi oleh pihak Hotel Ladebua. Harga sewa seharian sekitar Rp.1.000.000,- All in termasuk bensin, supir berbahasa Inggris, parkir, dsb. Mahal memang jika dibandingkan sewa Pregio di Bogor. Harga makanan, buah-buahan, keperluan mandi, dsb di Phuket, khususnya di kawasan Patong Beach memang mahal. Jauh lebih mahal dibandingkan waktu saya ke Bangkok. Bisa 2 kali lipat harga di Bangkok