 |
Narsis di Marlion Singapura. |
Entry ini sudah lama tertunggak di draft. Tapi, bagaimanapun sesuatu yang sudah dimulai harus diselesaikan. Saya jadi ingat kata-kata Ibunya Mery Riana di film "Mery Riana" yang sangat saya sukai. Begini katanya "Hidup itu tidak cukup hanya berhitung dan berhemat, tapi harus diselesaikan". Jadi karena entry "3 Hari Keliling KL-Melaka-Singapur" sudah saya mulai, maka saya wajib menyelesaikannya.
Setelah puas dan capek keliling kawasan kota Tua Melaka, kami balik ke Hotel Seri Costa. Ngepak barang-barang, bersih-bersih badan, sholat dan sebagainya, lalu chek out jam 13.00 WM. Tujuan selanjutnya adalah Melaka Central. Tempat bis ke Singapur pada mangkal. Karena kami kepepet waktu takut kesorean, kami terpaksa naik taxi dari Hotel Seri Costa ke Melaka Central. Ongkos taxi sekitar RM30,- tanpa argo. Terasa mahal kalo dibandingkan naik taxi di Jakarta. Oh ya sambil nunggu taxi datang jemput ke hotel, kami sempat makan siang di rumah makan padang di sebelah kiri hotel seri costa. Lumayan murah dan enak makan di situ. kira-kira RM8 per orang.